Laga Al Ittihad kontra Al Najma di Saudi Pro League, Senin, 2 Februari 2026, bukan sekadar pertandingan biasa. Bagi Al Ittihad, ini adalah kesempatan emas untuk mengakhiri tren negatif yang menghantui. Sementara bagi Al Najma, lawatan ke markas Al Ittihad adalah ujian berat, sekaligus peluang untuk membuktikan diri di tengah performa yang kurang meyakinkan.
Tekanan jelas berada di pundak Al Ittihad. Dengan status tuan rumah dan performa yang tidak stabil, mereka dituntut untuk meraih kemenangan. Al Najma, di sisi lain, datang tanpa beban besar, namun tetap berambisi untuk mencuri poin dan memperbaiki posisi di klasemen.
Analisis Performa Al Ittihad
Performa Al Ittihad dalam lima laga terakhir bisa dibilang seperti roller coaster: [K-K-M-S-M]. Dua kekalahan beruntun jelas memukul mental tim. Namun, kemenangan di laga terakhir memberikan sedikit harapan. Rata-rata mencetak 1.2 gol per laga dan kebobolan dengan jumlah yang sama menunjukkan bahwa lini pertahanan mereka masih perlu banyak pembenahan. Catatan clean sheet yang hanya 20% mengindikasikan kerentanan di lini belakang. Yang menarik, 60% laga mereka menghasilkan banyak gol, menandakan gaya bermain yang cenderung ofensif namun berisiko.
Penting untuk dicatat, statistik ini bukan hanya sekadar angka. Mereka mencerminkan ketidakstabilan taktis dan kurangnya konsistensi dalam performa pemain. Pertanyaan besarnya, mampukah pelatih Al Ittihad meramu strategi yang tepat untuk memaksimalkan potensi serangan dan meminimalisir kesalahan di lini pertahanan?
Analisis Performa Al Najma
Kondisi Al Najma tak jauh berbeda, bahkan cenderung lebih mengkhawatirkan. Form [S-S-K-S-K] menunjukkan bahwa mereka kesulitan meraih kemenangan. Rata-rata gol yang hanya 0.6 per laga menjadi bukti tumpulnya lini depan. Kebobolan 1.2 gol per laga juga mengindikasikan masalah di lini belakang. Sama seperti Al Ittihad, catatan clean sheet mereka juga hanya 20%. Yang lebih mengkhawatirkan, hanya 20% laga mereka menghasilkan banyak gol, menandakan gaya bermain yang cenderung defensif dan kurang agresif.
Performa tandang Al Najma akan menjadi kunci. Jika mereka mampu tampil solid dan disiplin dalam bertahan, peluang untuk mencuri poin akan terbuka. Namun, jika mereka kembali menunjukkan performa yang mengecewakan, Al Ittihad akan dengan mudah mendominasi pertandingan.
Fakta Menarik & Statistik
- Al Ittihad mencetak rata-rata 1.2 gol per laga, menunjukkan potensi serangan yang cukup baik.
- Al Najma hanya mencetak 0.6 gol per laga, mengindikasikan masalah di lini depan.
- Kedua tim memiliki catatan clean sheet yang sama, yaitu 20%.
- 60% laga Al Ittihad menghasilkan banyak gol, sementara hanya 20% laga Al Najma yang menghasilkan banyak gol.
- Al Ittihad perlu memperbaiki konsistensi di lini belakang jika ingin meraih kemenangan.
Catatan Head to Head
Riwayat pertemuan kedua tim sangat minim, hanya satu pertandingan yang tercatat. Al Najma berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 0-1. Namun, satu pertandingan saja tidak cukup untuk menarik kesimpulan yang pasti. Kondisi kedua tim saat ini jauh berbeda, dan banyak faktor lain yang akan mempengaruhi hasil pertandingan nanti.
Meskipun Al Najma memiliki keunggulan dalam rekor pertemuan, Al Ittihad akan berusaha membalas kekalahan tersebut di depan pendukung sendiri. Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh drama.
Prediksi Skor Al Ittihad vs Al Najma
Berdasarkan analisis statistik dan performa terkini kedua tim, Al Ittihad memiliki sedikit keunggulan. Dengan dukungan penuh dari suporter dan motivasi untuk mengakhiri tren negatif, mereka diprediksi akan meraih kemenangan tipis.
Prediksi Skor: Al Ittihad 2 - 1 Al Najma
Kemungkinan besar pertandingan ini akan menghasilkan lebih dari 2 gol. Peluang kedua tim untuk mencetak gol juga cukup besar, mengingat rapuhnya lini pertahanan kedua tim.
Catatan: Prediksi ini merupakan analisis statistik berdasarkan data performa terkini. Hasil pertandingan sesungguhnya dapat berbeda.
Jadwal Pertandingan
Pertandingan antara Al Ittihad dan Al Najma akan berlangsung pada hari Senin, 2 Februari 2026, di markas Al Ittihad.







