web site hit counter
Sunday , 21 July 2019
Home / Bulu Tangkis / PBSI Beri Sponsor

PBSI Beri Sponsor

Sponsor untuk Atlet Pratama PBSI

 

PP PBSI akan melakukan proses bidding sponsor dengan para atlet pelatnas Cipayung dalam waktu dekat. Tidak hanya untuk atlet pelatnas utama, tapi juga untuk atlet pratama.

PP PBSI telah memutuskan untuk tetap memakai sistem kontrak individu bagi para pemain pelatnas. Selain agar para pemain lebih bertanggung jawab dengan prestasinya, sistem ini juga memungkinkan para pemain mendapatkan nominal kontrak lebih besar ketimbang sistem kolektif.

Persoalan muncul seiring dengan kembali dihidupkannya program pratama. Pasalnya, mental pemain-pemain pratama dinilai belum matang sehingga dikhawatirkan pemain akan berorientasi pada uang, bukan prestasi.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga PP PBSI, Susy Susanti, menyadari kekhawatiran itu. Tapi, Susy sudah menemukan jalan keluar berupa pendampingan kepada atlet-atlet muda.

“Memang agak sedikit sulit. Ada plus minus sehingga kami akan arahin nanti, bimbing si atlet ini. Bahwa ini baru mulai loh, jangan lihat uang yang ada di depan mata tetapi lihat yang di belakang bahwa dengan prestasi dengan sendirinya uang akan datang. Jadi istilahnya jangan sampai money oriented,” kata Susy di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Kamis (19/1/2017).

“Memang ujung-ujungnya menjadi atlet itu mencari duit, tetapi paling enggak dengan prestasi uang akan mengikuti. Mungkin dengan mengubah mindset mereka ke arah yang lebih positif,” imbuh Susy.

Susy menambahkan, sebenarnya PBSI telah menyiapkan beberapa opsi terkait persoalan tersebut, termasuk dengan mengembalikan ke sistem kolektif untuk pemain-pemain pratama.

“Ada ide ke arah sana (kolektif) tetapi tidak berarti menyunat. Mungkin kita melihat dari ranking si atlet, berapa nilai sponsornya. Kalau dia turun, maka otomatis nilainya ikut turun, ranking naik maka akan naik. Ada kepikiran ke sana tetapi kami tidak ingin ada gejolak. Karena itu untuk sementara waktu kita tetap pakai sistem individu. Tetapi kita akan memberi pendampingan kepada mereka dan mengarahkan pola pikir si atlet,” jelasnya.

Kepala Bidang Dana dan Usaha PBSI, Yoppy Rosimin, menyatakan hal serupa. Menurutnya, masalah nilai tetap menjadi keputusan si pemain, sementara PBSI hanya membantu mencarikan saja.

“PBSI tidak ikut campur ketika atlet dan sponsor deal nilai sponsor atau menerima atau menolak. Kami hanya bantu saja dalam hal mencari sponsornya, kecuali si atletnya sendiri yang meminta nasihat,” kata Yoppy.

Disebutkan Yoppy, saat ini ada 40 pemain yang akan melakukan perpanjangan kontrak dari tahun lalu. Tetapi yang akan dicarikan sponsor berjumlah 50-60 pemain. Proses bidding akan dilakukan 8 Februari mendatang.

“Mencari sponsor itu susah-susah gampang. Kecuali atletnya memang sudah menjadi incaran seperti Jonatan Christie,” ujarnya.

“Tetapi, jika menilik tahun lalu sponsornya itu cuma lima, yaitu Yonex, Li Ning, Flypower, Astec, dan Victor. Tahun ini kami mau undang tiga tambahan sponsor baru sponsor Adidas, Mizuno, dan Apacs. Khusus Adidas, tahun ini bilangnya memang belum siap karena belum punya uang. Mereka baru siap 2018, tapi akan kami tawari saja dulu,” pungkas Yoppy.

About abu nawas

Check Also

Greysia/Nitya Sudah Tidak Di Andalkan

Greysia/Nitya Sudah Tida Di Andalkan Di Ganda putri   Sektor ganda putri pelatnas tak ingin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *