web site hit counter
Friday , 23 April 2021
Home / Berita Bola / Inggris / lagi!! lagi!!! karius

lagi!! lagi!!! karius

lagi!! lagi!!! karius

chelsea-v-liverpool-international-champions-cup

Penjaga gawang liverpool masih jadi problem akut yang (kelihatannya) belum bisa diselesaikan Liverpool. Laga melawan West Ham United kembali jadi bukti.

Simon Mignolet dianggap tidak membangakan kubu Liverpool sejak wawal  kali didatangkan dari Sunderland pada 2013. Tiga musim menjadi kiper inti The Reds, Mignolet belum benar-benar meyakinkan kalau dia pantas jadi nomor satu.

Maka dari itu manajer team Liverpool Juergen Klopp mengundang Karius dari Mainz musim panas lalu. Karius dianggap cocok dengan gaya main Klopp, terutama dalam perannya sebagai sweeper-goalkeeper.

Posisi pertama diberikan kepada Karius sedari pertengahan September lalu setelah dia sembuh dari cedera patah tangan yang mebuat dia tidak bisa mengikutin pertandingan. Sayangnya performa Karius pun dianggap tidak lebih baik dari Mignolet.

Pemain asal Jerman itu telah kebobolan 12 gol dari total 11 penampilan di seluruh kompetisi, yang mana gol-gol kebobolan itu terjadi ajang Premier League.

Karius sendiri baru mencatatkan dua clean sheet sejauh ini dan dalam dua laga terakhir performanya kelihatan  habis. Menghadapi Bournemouth, Karius dianggap bertanggung jawab atas bersarangnya tiga gol lawan termasuk gol penentu kemenangan dari Nathan Ake.

Pasalnya Karius kurang berhasil  mengamankan tendangan pemain lawan dan membuat bola terlepas sehingga Ake dengan mudah membuat gol. Performa buruk Karius berlanjut saat ‘Si Merah’ menjamu West Ham di pekan ke-15, Minggu (11/12/2016) malam WIB.

Pertama saat Dimitri Payet mencetak gol dari free kick untuk menyamakan skor jadi 1-1. Dalam tayangan ulang, posisi Karius agak condong ke kiri sehingga Payet dengan mudah meletakkan bola di sisi kanan yang sulit dijangkau Karius.

Yang kedua saat dia gagal mengantisipasi tembakan jarak dekat Michail Antonio yang membawa West Ham memimpin 2-1 di akhir babak pertama. Karius telat maju untuk menutup ruang tembak gelandang West Ham itu.

Seperti dicatat Squawka, jumlah kebobolan Karius (2 gol) lebih banyak dari total penyelamatan yang dilakukannya di laga tersebut. Wajar saja kritik makin kencang mengarah kepada kiper 23 tahun tersebut.

“Untuk gol pertama – jangan membuat pelangaran, jangan kehilangan bola. Gol kedua memang tidak beruntung. Joel Matip tampil fantastis dan saat itu dia memang tidak bisa membuang bola. Lorius Karius terkejut dan dia sudah telat,” tutur Klopp seperti dilansir BBC.

“Apakah Karius harusnya menepis free kick tersebut? Saya harus melihat lagi, saya baru melihatnya dalam pertandingan,” lanjut Klopp.

Apakah Klopp masih akan mempercayai Karius saat melawan Middlesbrough tengah pekan ini? Kita tunggu saja.

About abu nawas

Check Also

Craig Shakespeare: Leicester City Masih Punya Peluang Di Liga Champions

Meski baru saja kalah dari Atletico Madrid, Shakespeare menilai timnya masih hidup dan berpeluang untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *