web site hit counter
Saturday , 23 November 2019
Home / Bulu Tangkis / Greysia/Nitya Sudah Tidak Di Andalkan

Greysia/Nitya Sudah Tidak Di Andalkan

Greysia/Nitya Sudah Tida Di Andalkan Di Ganda putri

 

Sektor ganda putri pelatnas tak ingin terus-terusan bergantung pada Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Oleh karena itulah, tim pelatih telah mempersiapkan beberapa pasangan hingga beberapa tahun ke depan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian. Eng telah menyusun rencana agar ke depannya Indonesia punya beberapa pasang ganda putri dengan level setara.

“Selama ini sektor ganda putri terlalu mengharapkan Greysia/Nitya, regenerasi pelapis bagi saya masik kurang maksimal. Secara target rangking memang sudah bisa, tetapi secara hasil, untuk mendekati Greysia/Nitya masih jauh,” ujar Eng kepada www.badmintonindonesia.org di sela-sela Gathering Ganda Putri Pelatnas 2017 di Bogor.

Eng sengaja mempersiapkan enam pasang di sektor utama hingga tahun 2018 mendatang. Selama masa percobaan dalam dua tahun tersebut, tiap pasangan akan dinilai tiap tiga bulan, jika tak berkembang maka tak segan-segan ia langsung merombak pasangan tersebut.

Namun, mulai 2018, Eng akan memilih empat pasangan terbaik untuk memperebutkan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020.

Eng juga akan menerapkan KPI (key performance indicator). Dalam enam bulan harus mencapai nilai sebesar 60 persen, dan dalam setahun harus setidaknya 80 persen, atau mereka harus rela melepas status sebagai pemain tim nasional.

Greysia dan Nitya untuk saat ini tak berpasangan karena Nitya sedang beristirahat usai menjalani operasi lutut pada Desember 2016 lalu. Nitya akan menepi dari dunia perbulutangkisan selama sekitar enam bulan.

Agar sektor ganda putri tetap berprestasi, Eng pun meramu kombinasi-kombinasi baru yang diharapkan bisa menembus jajaran ganda putri elite dunia, atau bahkan melebihi prestasi Greysia/Nitya.

“Kalau Greysia/Nitya dipasangkan, saya sudah tahu titik maksimal mereka sampai mana. Kalau ada kombinasi baru, bisa saja di bawah Greysia/Nitya, atau harapan kita sih lebih dari Greysia/Nitya. Saya masih belum bisa memastikan apakah Greysia/Nitya akan kembali dipasangkan lagi atau tidak,” kata Eng.

“Mungkin selama ini anak-anak itu jiwa kompetitifnya masih kurang. Ada yang sudah merasa cukup dengan apa yang didapat sekarang, ada juga yang pasrah,” jawab Eng saat ditanya kendalanya dalam mencari penerus Greysia/Nitya.

About abu nawas

Check Also

PBSI Beri Sponsor

Sponsor untuk Atlet Pratama PBSI   PP PBSI akan melakukan proses bidding sponsor dengan para …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *